Minggu, 28 April 2013

REFLEKSI “Sekolah Bertaraf Internasional : Sebuah Epistemology”



Dengan diadakannya Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) atau Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) tidak lain tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, namun pada kenyataannya sekolah yang memiliki label SBI atau RSBI kurang bisa mengelola seperti yang diharapkan oleh pemerintah. Dalam pembelajarannya pun penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional belum maksimal. Kebanyakan guru mengajar dengan menggunakan bahasa Inggris hanya digunakan pada kelas 1, selanjutnya frekuensinya mulai berkurang. Dikarenakan pemahaman bahasa Inggris pada siswa yang masih rendah. Tidak hanya itu, penggunaan power point sebagai media dalam penyampaian pelajaran juga membuat siswa keteteran karena dirasakan terlalu cepat.

Dengan adanya SBI maupun RSBI juga menimbulkan masalah baru, karena sekolah tersebut didominasi oleh masyarakat kalangan menengah ke atas, sehingga kesenjangan semakin terlihat. Hal tersebut dikarenakan, biaya pendidikan pada SBI atau RSBI tidak dapat dikatakan ringan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar