Manusia
harus pandai mengelola hati. Hati yang akan mempengarui perilaku kita. Jika
hati kita bersih, maka benih-benih kebaikan yang akan selalu tertanam dalam
hati kita yang akan berpengaruh pada tingkah laku baik kita. Dan apabila hati
kita telah kotor, yang tertanam dalam hati kita adalah hal-hal yang kotor pula.
Ketika seseorang telah melakukan suatu perilaku yang tercela, orang tersebut
cenderung akan melakukannya hal yang sama dilain waktu. Contohnya ketika
seseorang berbohong, ia akan berbohong lagi untuk menutupi kebohongannya. Untuk
itu, kita harus pandai-pandai menjaga hati agar tidak tergoda oleh hasutan
setan terutama ketika ada suatu masalah, apabila kita tidak pandai menjaga hati
maka kita akan mudah marah dan terkadang kurang tepatt dalam mengambil
keputusan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar