Refleksi “Forum Tanya Jawab 63: Bagaimana Siswa Bisa Menentukan Kurikulum? ”
Setelah saya membaca artikel ini saya merasa
tercengang, ternyata kurikulum di Indonesia jauh berbeda dengan kurikulum di
London. Di Indonesia, kurikulum yang berlaku belum dapat memenuhi kebutuhan
masing-masing siswa, karena untuk waktu yang sama, berbeda-beda siswa, dituntut
mempelajari matematika yang sama, dengan hasil yang harus sama, yaitu sama
dengan yang dipikirkan oleh gurunya. Kurikulum di Indonesia seakan masih
memihak pada guru dan pemerintah, mereka masih mementingkan ego mereka untuk
menghasilkan output sesuai yang mereka inginkan tanpa memperhatikan prosesnya.
Padahal proses adalah sebuah tahapan yang sangat penting untuk mendapatkan
hasil yang baik. Dengan proses yang benar sudah pasti akann mendapatkan hasil/
output yang memuaskan.
Semoga pendidik-pendidik dapat merubah gaya mengajar
mereka dengan lebih mementingkan kebutuhan murid-muridnya. Guru hendakna
membuat LKS sendiri yang sesuau dengan kemampuan murid-muridnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar