Minggu, 28 April 2013

Refleksi “Elegi Ritual Ikhlas 19: Tak Mampu Memikirkan Kapan Datangnya Kiamat”



Kiamat merupakan peristiwa hancurnya alam semesta ini. Hanya Allah yang mengetahui kapan kiamat akan datang. Kiamat dapat datang kapan saja bila Allah telah menghendakinya. Manusia tidak dapat meramal kapan kiamat itu akan datang, secanggih apapun teknologi saat ini tetap tidak mampu mendeteksi kapan kiamat akan datang. Tetapi terdapat tanda-tanda kiamat yang dapat kita ketahui diantaranya tanda-tanda kecil dan besar. Tanda-tanda kecil antara lain banyaknya pemerkosaan, zina, kekerasan dimana-mana, perbuatan keji dan munkar merajalela,  jumlah perempuan lebih banyak dari jumlah laki-laki dengan perbandingan 50:1, sedangkan tanda-tanda besar: munculnya dajjal, keluarnya ya’juj dan ma’juj,  turunnya nabi Isa, lenyapnya Al-quran, matahari terbit dari barat. Untuk itu, kita harus selalu berbuat kebaikan, menjalankan perintah-Nya menjauhi larangan-Nya, dan bertaqwa kepada Allah SWT. agar kita selalu mendapatkan ridha Allah SWT dan sebagai bekal untuk di akhirat nanti.

Di zaman globalisasi ini, kita harus ekstra dalam menjaga diri. Banyak godaan-godaan kenikmatan dunia yang mana hal tersebut akan menghantarkan kita pada panasnya api neraka. Dengan demikian, kita harus mampu membentengi diri kita dengan ajaran-ajaran agama agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang dilarang Allah SWT.

Semoga kita menjadi orang-orang yang selalu mendapat perlindungan dari-Nya dan terjauh dari api neraka.AMIN...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar