Kamis, 28 Februari 2013

REFLEKSI “IDENTIFIKASI MASALAH PSIKOLOGI MENGAJAR MATEMATIKA, PSIKOLOGI BELAJAR MATEMATIKA DAN PSIKOLOGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA”



Dari berbagai pertanyaan di atas di atas dapat saya simpulkan bahwa dalam pembelajaran, psikologis sangatlah berpengaruh. Keadaan kejiwaan dan latar belakang peserta didik yang berbeda membuat kebutuhan pembelajaran yang berbeda pula. Dalam hal ini guru harus dapat menciptakan suasana pembelajaran yang sesuai dengan keadaan jiwa peserta didiknya. Guru juga harus memberikan motivasi agar peserta didik terus bersemangat dalam belajar, terutama pada peserta didik yang sedang mengalami kesulitan dalam pembelajaran.

Dalam suatu pembelajaran, hasil bukanlah yang utama. Hasil pembelajaran dengan proses pembelajaran harus seimbang, tidak dengan cara instan (seperti mencontek) untuk mendapatkan hasil yang baik tetapi juga dengan proses yang baik. Pembelajaran matematika yang baik tidak hanya menghasilkan pengetahuan matematika tetapi juga pengetahuan tentang budi pekerti, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kemndirian dan laiin sebagainya, dimana sekarang sudah sedikit luntur. Untuk meningkatkan rasa kedisiplinan pada peserta didik, guru dapat memberikan hukuman pada peserta didik yang tidak melaksanakan tugas yang diberikan guru, misalnya tidak mengerjakan PR. Dan untuk meningkatkan semangat peserta didik guru dapat memberikan hadiah kepada mereka yang dapat mengerjakan soal dari guru, misalnya menjawab kuis lalu peserta didik di beri hadiah berupa pujian atau dapat pula berupa benda.

Semoga kelak guru-guru menjadi lebih inovatif.amin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar